Ilmu Tauhid

MENGENAL SIFAT 20 ALLAH SWT

Mengucapkan kalimah syahadah yang pertama menunjukkan pengakuan tauhid kita. Ertinya, seseorang muslim hanya mempercayai Allâh sebagai satu-satunya Tuhan. Manakala kalimah syahadah yang kedua pula menunjukkan pengakuan kita ke atas Muhammad sebagai Rasulullah.

Allah adalah Tuhan dalam erti sesuatu yang menjadi motivasi ulung lantas menjadi tujuan hidup bagi seseorang.

Tak ada Tuhan [yang berhak disembah] melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS.2 Al-Baqara :18)

===========

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok [akhirat],dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.59. Al-Hasr :18)

|

Sebagai umat Islam, meyakini adanya Allah SWT dan mengetahui sifat-sifatnya adalah amat mustahak agar dapat menjadi mukmin sejati. Dengan modal iman inilah kita akan menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.

A.   Pengertian Iman kepada Allah SWT

Iman menurut bahasa ertinya percaya atau yakin terhadap sesuatu.

Iman menurut istilah adalah pengakuan di dalam hati, diucapkan dengan lisan dan dikerjakan dengan anggota badan.

Hal ini sesuai Hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:

 “Iman adalah pengakuan dengan hati, pengucapan dengan lisan, dan pengamalan dengan anggota badan.” 

(HR Thabrani)

Dari penjelasan Hadis di atas dapat disimpulkan bahawa iman kepada Allah SWT memerlukan tiga unsur anggota badan yang tidak boleh dipisahkan satu sama lainnya, iaitu hati, lisan dan anggota badan.

Iman kepada Allah merupakan suatu keyakinan yang sangat mendasar. Tanpa adanya iman kepada Allah SWT, seorang tidak akan beriman kepada yang lain, seperti beriman kepada malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul Allah dan hari kiamat.

Firman Allah SWT :

“Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab Allah yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab Allah yang diturunkan sebelumnya, Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya,Rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”

(QS.An Nisa : 136)

B.   Sifat-Sifat Allah SWT

Allah SWT adalah zat Maha Pencipta dan Maha Kuasa atas seluruh alam beserta isinya. Allah SWT memiliki sifat wajib, mustahil dan jaiz sebagai sifat kesempurnaan bagi-Nya.

Sebagai muslim yang beriman, wajib mengetahui sifat-sifat tersebut.

  • Sifat wajib, ertinya sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh Allah SWT – Sifat wajib Allah berjumlah 13 manakala 7 lagi sifat wajib yang digambarkan dengan keadaan Allah SWT menjadikan jumlah kesemuanya 20.
  • Sifat mustahil, ertinya sifat-sifat yang tidak mungkin ada pada pada Allah SWT – Sifat mustahil merupakan kebalikan dari sifat wajib. Jumlahnya pun sama dengan jumlah sifat wajib bagi Allah SWT.
  • Sifat jaiz, ertinya sifat yang mungkin bagi Allah SWT untuk berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya. – Ertinya Allah berbuat sesuatu tidak ada yang menyuruh dan tidak ada yang melarang.

Sifat jaiz bagi Allah hanya satu, yaitu “Fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu.”

C.  Dalil Naqli tentang Sifat-Sifat Allah SWT

Sifat-sifat Allah yang wajib kita imani ada 20 (dua puluh)



Leave a Reply

elementum facilisis lectus ut libero dictum Donec